Operasional KA Ranggajati Dibatalkan, Ini Alasannya

Home / Berita / Operasional KA Ranggajati Dibatalkan, Ini Alasannya
Operasional KA Ranggajati Dibatalkan, Ini Alasannya Stasiun Cirebon. (FOTO: Muhamad Jupri/TIMES Indonesia)

TIMESLAMPUNG, CIREBONPT KAI membatalkan perjalanan KA Ranggajati relasi Cirebon-Jember PP, mulai tanggal 1 sampai dengan 31 Juli 2020. Pembatalan tersebut dikarenakan rendahnya okupansi volume penumpang.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif menjelaskan, okupansi volume penumpang KA Ranggajati cukup rendah, sejak dimulai operasikan kembali perjalanannya pada tanggal 12 Juni 2020 lalu.

"Okupansi volume penumpangnya rendah," jelasnya, Senin (29/6/2020).

Luqman melanjutkan, selama 17 hari beroperasi dari tanggal 12 sampai dengan 28 Juni 2020, KA Ranggajati hanya melayani penumpang naik sebanyak 448 penumpang atau rata-rata sebanyak 26 penumpang per hari yang naik dari Stasiun Cirebon.

Luqman menambahkan, kebijakan pembatalan maupun pengoperasian kembali perjalanan KA ini akan terus dievaluasi dari waktu ke waktu dengan mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan.

"KAI memohon maaf kepada calon penumpang KA atas pembatalan perjalanan KA Ranggajati. Hal ini bertujuan sebagai upaya dalam menghentikan penyebaran Covid-19 dan menuju masyarakat aman Covid-19," jelasnya.

Dengan dibatalkannya perjalanan KA Ranggajati, lanjutnya, maka per 1 Juli 2020 di wilayah Daop 3 Cirebon, KAI hanya mengoperasikan total 8 perjalanan KA atau 6% dari total 134 KA penumpang reguler yang beroperasi di wilayah Daop 3 Cirebon.

"Setelah KA Ranggajati tidak berjalan KA yang beroperasi diantaranya KA Bengawan sebanyak 2 KA, KA Tegal Ekspres sebanyak 2 KA, dan KA Kaligung sebanyak 4 KA," tuturnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com